Peran Pemuda dalam Perjuangan Dakwah Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wassalam

Oleh: Daru Nurdiana (Agroteknologi 2013)
 
 
Berbicara tentang pemuda memang selalu menarik dan terus menerus menjadi bahan pokok bahasan setiap zaman. Dalam dunia mahasiswa, peran pemuda yang paling ditekankan adalah sebagai agen perubahan. Pemuda sebagai pembawa pemikiran, jika pemikiran itu da bawa oleh pemuda maka pemikiran itu akan dapat berjalan dan berkembang. Dan di zaman globalisasi ini merupakan zaman di mana apapun dapat tak terlihat dalam artian tidak jelas mana yang baik, mana yang benar, mana yang salah, manah yang musuh dan mana yang kawan. Semua itu dapat terjadi dalam zaman ini. Terutama dalam masalah perang pemikiran yang sudah terjadi seperti yang telah kita ketahui bersama.
 
 
Peran pemuda dalam perjuangan dakwah Rasul  merupakan hal yang paling penting dalam kehidupan manusia ini seperti yang telah kita imani siapa kita Islam dan siapa yang menjadi musuh kita samapai akhir zaman. Sunatullah yang akan berjalan samapai akhir zaman dalam kehidupan manusia ini.
 
 
Seperti yang kita ketahui dalam perlombaan lari estafet. Pemain berlari ke pemain selanjutnya dengan membawa tongkat dan memberikan tongkat itu ke pemain selanjutnya. Pelombaan dapat dimenangkan tergantung dengan kemampuan dari masing-masing pemain dalam kelompok untuk dibawa ke garis finish. Jika dalam estafet perjuangan dakwah Rasulullah yang dari zaman ke zaman. Apa yang di bawa? Yang dibawa oleh pemain adalah berupa ilmu.
Jika kita melihat pada zaman sekarang, siapa sekarang yang memegang bendera perjuangan dakwah Rasulullah? mereka adalah para guru-guru kita. Para ustad, sarjana, dan ulama yang sedang membawa tanggung jawab umat islam ini ke dalam jalan  penerangan yang dapat menyelamatkan mereka dari kehidupan di dunia ini seperti yang sudah dilakukan oleh Nabi kita dan para sahabat-sahabatnya.

Dan peran para pemuda adalah menunggu bendera estafet perjuangan dakwah Nabi diberikan kepada kita dan desamapaikan lagi ke generasi selanjutnya. Untuk itu, bekal yang harus dibawa dalam perjuangan dakwah adalah ilmu yang benar dan banyak. Sehingga, peran pemuda adlah menuntu ilmu sebnayk banyaknya dan dapat memahami ilmu itu untuk dirinya dan mampu mengamalkanya sehingga dirinya sendiri dapat menuju jalan yang terang dan menjadi sosok seorang yang dapat dijadikan contoh bagi manusia lain atau menjadi pemimpin yang kemudian siap menjadi pemimpin dan siap untuk menerima bendera estafet perjuangan dakwah Nabi Muhammad SAW. Gambaran ini harus dengan jelas dapat di mengerti oleh para pemuda yang berperan sebagai penerus estafet pejuangan dakwah Nabi Muhammad SAW sehingga dapat melakukan langakah yang tepat dalam menjalaninya dan tidak merasa bingung mau bagaimana untuk meneruskan perjuangan. Dan juga dalam menuntut ilmu ada dua niat yang harus ada yaitu: niat untuk menghilangkan kebodohan dalam diri sendiri dan niat untuk menghilangkan kebodohan orang lain.

 
Posted in Artikel.