Manfaatkan Waktu Luangmu, Sehatmu, dan Hartamu

Setiap detik kehidupan manusia berlalu tanpa disadari. Perjalanan waktu berlalu begitu cepat tidak terasa dan tidak akan pernah terulang. Seringkali kita menyia-nyiakan kesehatan dan waktu yang kita miliki untuk tidak taat kepada Allah. Seringnya kita hanya bergantung pada amalan yang tlah lalu. Berusahalah untuk memanfaatkan kesehatan dan bekerja keraslah untuk mengisi waktu luang. Karena tidak setiap waktu bisa memberikan yang terbaik, dan setiap yang luput bisa didapatkan kembali. Seringkali ketika kita mendapati waktu luang kita merasa resah, karena sesungguhnya dalam waktu luang itu ada penyimpangan atau penyesalan, dan dalam kesendirian ada kecenderungan atau keresahan.

Umar ibn Khathab pernah berkata, ” Bagi kaum laki – laki diam itu adalah kelalaian, sedang bagi kaum wanita adalah nafsu yang membara.”

jika kesibukan itu akan menyebabkan kelelahan, maka waktu kosong akan menyebabkan pembusukan. Jangan menyendiri sebab itu akan merusak akal dan membuat permasalahan yang sudah selesai menjadi ruwet kembali

Nabi Isa a.s. pernah berkata,” Kebaikan itu ada tiga: ucapan, penglihatan, diam. Barang siapa yang ucapannya selain dzikir, maka dia telah melakukan hal yang sia – sia. Barang siapa yang pandangannya tidak untuk mengambil pelajaran, maka sungguh dia telah lupa. Barang siapa yang diamnya tidak karena berpikir tentang kebenaran, maka dia telah tenggelam dalam ketidakseriusan.”

Berapa banyak waktu yang telah kita sia – siakan?

Nah, coba sekarang kita renungkan, sungguh kenikmatatn waktu luang adalah hal yg banyak dilalaikan oleh manusia. Hal ini telah diseebutkan oleh Rasulullah SAW : ” Ada dua kenikmatan yang banyak dilupakan oleh manusia, yaitu nikmat sehat dan waktu luang.

Apa yang dikatakan Rasulullah SAW kini telah benar – benar terjadi. Betapa banyak dari kita yang melalaikan waktu. Banyak diantara kita yang menggunakan waktu hanya untuk hal yang tidak bermanfaat.

Dalam Q.S Adzaariyat 56 : ” Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah Ku ”’

Bila kita pahami dan mengamalkan ayat diatas dengan senantiasa menghabiskan waktu dalam ketaatan dan senantiasa beribadah kepada-Nya maka kita akan termasuk dalam 7 golongan manusia,

“Adapun tujuh golongan yang Allah akan menaungi  mereka di bawah naungan ‘Arsy-Nya di hari tiada naungan selain naungan-Nya :Pemimpin yang adil, seorang pemuda yang dibesarkan dalam nuansa beribadah kepada Allah, seorang laki – laki yang hatinya terikat oleh masjid, dua orang yang saling mencintai karna Allah, keduanya bertemu dan berpisah karna Allah, seorang laki – laki yang diajak  berzina oleh wanita yang cantik dan terpandang lalu ( menolaknya dan ) mengatakan,”‘ Aku takut kepada Allah”‘ dan seorang yang bersedekah dengan sesuatu lalu ia berusaha menutupinya sampai – sampai tangan kirinya tidak tahu apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.”


MARI KITA MANFAATKAN WAKTU!

Karena pentingnya waktu, maka sudah menjadi keharusan bagi kita untuk memanfaatkannya sebaik mungkin.

Ambilah lima perkara sebelum lima perkara:

1. Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu

2. Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu

3. Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu

4. Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu

5. Hidupmu sebelum datang kematianmu

Jangan kau biarkan harimu berlalu tanpa manfaat, dan jangan kau tanamkan hartamu pada sesuatu yang tidak produktif. Sebab umur terlalu pendek untuk kau sia – siakan dan hartamu terlalu sedikit untuk kau simpan dalam hal yang tidak produktif. Terlalu disayangkan bagi orang yang berakal untuk menghabiskan waktunya untuk hal – hal yang tidak bisa diambil manfaatnya maupun kebaikannya, dan membelanjakan hartanya untuk hal – hal yang tidak menghasilkan pahala dan ganjaran.

Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bishawab.

Posted in Artikel, Karisma.